Sakit tenggorokan adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh anak maupun orang dewasa. Rasa nyeri, gatal, atau tidak nyaman saat menelan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan membuat makan dan minum menjadi sulit.

Pada banyak kasus, sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus dan dapat membaik dengan perawatan mandiri di rumah. Namun, ada juga kondisi yang memerlukan pemeriksaan serta penanganan medis lebih lanjut.

Lalu, apa sebenarnya penyebab sakit tenggorokan? Bagaimana cara meredakannya? Dan kapan sebaiknya Anda segera pergi ke dokter?

Apa Itu Sakit Tenggorokan?

Sakit tenggorokan adalah rasa nyeri, gatal, perih, atau iritasi pada bagian tenggorokan yang sering kali bertambah saat menelan atau berbicara.

Keluhan ini dapat terjadi pada siapa saja dan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit tertentu.

Penyebab Sakit Tenggorokan

Beberapa penyebab yang paling sering meliputi:

1. Infeksi Virus

Sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, misalnya virus penyebab flu atau pilek.

Biasanya disertai:

  • Pilek
  • Batuk
  • Hidung tersumbat
  • Demam ringan
  • Badan pegal

2. Infeksi Bakteri

Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan adalah Streptococcus pyogenes.

Gejalanya dapat berupa:

  • Nyeri tenggorokan hebat
  • Demam
  • Sulit menelan
  • Amandel membengkak
  • Bercak putih pada amandel

Pada kondisi ini, dokter mungkin melakukan pemeriksaan dan menentukan apakah antibiotik diperlukan.

3. Alergi

Paparan debu, serbuk sari, bulu hewan, atau alergen lainnya dapat menyebabkan tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman.

4. Udara Kering

Udara yang terlalu kering dapat membuat tenggorokan terasa kering dan perih, terutama saat bangun tidur.

5. Asam Lambung Naik (GERD)

Naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan dapat menyebabkan rasa terbakar, serak, dan sakit tenggorokan yang berulang.

6. Kebiasaan Merokok

Asap rokok dapat mengiritasi jaringan tenggorokan dan memperburuk peradangan.

Gejala Sakit Tenggorokan

Gejala dapat berbeda pada setiap orang, antara lain:

  • Nyeri saat menelan
  • Tenggorokan terasa kering
  • Rasa gatal
  • Suara serak
  • Batuk
  • Demam
  • Pembengkakan amandel
  • Bau mulut
  • Pembengkakan kelenjar di leher

Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan di Rumah

Jika penyebabnya ringan, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan keluhan.

Perbanyak Minum Air Putih

Menjaga tenggorokan tetap lembap dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Berkumur Air Garam Hangat

Campurkan sekitar setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur beberapa kali sehari.

Istirahat yang Cukup

Tubuh membutuhkan waktu untuk melawan infeksi.

Konsumsi Makanan Lunak

Sup hangat, bubur, atau makanan bertekstur lembut lebih mudah ditelan dibandingkan makanan keras.

Hindari Rokok dan Asap Rokok

Paparan asap rokok dapat memperparah iritasi tenggorokan.

Gunakan Pelembap Udara

Jika udara di rumah terasa kering, humidifier dapat membantu menjaga kelembapan.

Obat untuk Sakit Tenggorokan

Pengobatan tergantung pada penyebabnya.

  • Obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan nyeri dan demam bila sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
  • Tablet hisap atau semprotan tenggorokan dapat memberikan rasa nyaman sementara.
  • Antibiotik tidak diperlukan untuk semua sakit tenggorokan dan hanya digunakan jika ada indikasi infeksi bakteri berdasarkan penilaian dokter.

Jangan membeli antibiotik tanpa resep.

Makanan yang Baik Saat Sakit Tenggorokan

Pilih makanan yang mudah ditelan, seperti:

  • Bubur
  • Sup hangat
  • Yogurt
  • Pisang
  • Telur orak-arik
  • Kentang tumbuk

Hindari makanan yang terlalu pedas, keras, atau sangat panas jika memperparah nyeri.

Apakah Es Krim Boleh?

Sebagian orang merasa makanan atau minuman dingin dapat membantu meredakan nyeri sementara.

Namun, respons setiap orang berbeda. Jika justru membuat tenggorokan terasa lebih sakit, sebaiknya dihindari.

Berapa Lama Sakit Tenggorokan Sembuh?

Sakit tenggorokan akibat infeksi virus umumnya membaik dalam waktu sekitar 5–7 hari, meskipun dapat berbeda pada setiap orang.

Jika gejala semakin berat atau tidak membaik setelah beberapa hari, lakukan pemeriksaan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke dokter jika mengalami:

  • Demam tinggi
  • Sulit menelan hingga tidak bisa makan atau minum
  • Sulit bernapas
  • Nyeri sangat hebat
  • Keluhan berlangsung lebih dari satu minggu
  • Pembengkakan leher yang nyata
  • Ruam pada kulit
  • Keluar nanah pada amandel
  • Sering kambuh

Cara Mencegah Sakit Tenggorokan

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Rajin mencuci tangan.
  2. Hindari berbagi alat makan atau minum.
  3. Gunakan masker saat sakit.
  4. Berhenti merokok.
  5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur.
  6. Tidur yang cukup.
  7. Minum air putih yang cukup.
  8. Jaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Apakah Sakit Tenggorokan Bisa Menular?

Jika disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, penyakit ini dapat menular melalui percikan batuk, bersin, atau kontak dengan benda yang terkontaminasi.

Karena itu, tutup mulut saat batuk atau bersin dan cuci tangan secara rutin untuk membantu mengurangi risiko penularan.

Kesimpulan

Sakit tenggorokan merupakan keluhan yang sering terjadi dan dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, alergi, udara kering, atau iritasi.

Sebagian besar kasus dapat membaik dengan istirahat, minum air yang cukup, berkumur air garam hangat, dan menjaga pola hidup sehat.

Namun, jika disertai demam tinggi, sulit bernapas, sulit menelan, atau gejala tidak membaik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Menjaga daya tahan tubuh, kebersihan tangan, serta menghindari paparan asap rokok merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah sakit tenggorokan.