Sudah minum obat sakit gigi tetapi beberapa jam kemudian nyeri muncul kembali? Atau gigi berlubang terasa sakit berhari-hari, berdenyut pada malam hari, dan membuat Anda sulit tidur?
Jika mengalami kondisi tersebut, Anda mungkin sedang mencari cara mengobati sakit gigi berlubang yang tak kunjung sembuh.
Hal penting yang perlu dipahami adalah obat pereda nyeri hanya membantu mengendalikan rasa sakit sementara. Jika sumber nyeri berasal dari lubang gigi yang sudah dalam atau jaringan saraf mengalami masalah, gigi biasanya membutuhkan perawatan langsung.
Lalu, apa yang harus dilakukan agar sakit gigi berlubang tidak terus kambuh?
Kenapa Sakit Gigi Berlubang Tak Kunjung Sembuh?
Gigi berlubang terjadi ketika jaringan keras gigi mengalami kerusakan. Pada tahap awal, lubang mungkin belum menimbulkan rasa sakit.
Namun, kerusakan dapat berkembang semakin dalam dan mendekati bagian pulpa yang berisi saraf serta pembuluh darah.
Ketika bagian dalam gigi mengalami peradangan atau infeksi, keluhan dapat berupa:
- Nyeri berdenyut
- Sakit muncul tanpa makan atau minum
- Gigi sakit pada malam hari
- Ngilu berkepanjangan setelah minum dingin atau panas
- Sakit ketika menggigit
- Nyeri menjalar ke telinga atau kepala
- Gusi membengkak
- Pipi terlihat bengkak
Jika sakit terus kembali setelah efek obat habis, penyebab utama pada gigi kemungkinan belum ditangani.
Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang yang Tak Kunjung Sembuh
Cara mengobati gigi berlubang tergantung pada tingkat kerusakannya.
Dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah lubang masih dapat ditambal atau sudah mencapai jaringan di dalam gigi.
Berikut beberapa perawatan yang mungkin dilakukan.
1. Tambal Gigi
Jika lubang belum menyebabkan kerusakan berat pada jaringan pulpa, dokter dapat mempertimbangkan penambalan gigi.
Bagian gigi yang mengalami kerusakan akan dibersihkan. Setelah itu, area tersebut ditutup menggunakan bahan tambalan.
Penambalan bertujuan memperbaiki bagian gigi yang rusak dan mengembalikan fungsi gigi.
Namun, tidak semua gigi berlubang yang sakit dapat langsung ditambal biasa.
Jika saraf gigi sudah mengalami masalah berat, perawatan lain mungkin diperlukan.
2. Perawatan Saluran Akar
Gigi berlubang yang sakit terus-menerus atau berdenyut dapat berkaitan dengan masalah pada jaringan pulpa.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat melakukan perawatan saluran akar.
Perawatan ini bertujuan membersihkan jaringan yang bermasalah dari dalam saluran akar. Saluran kemudian dirawat dan ditutup.
Perawatan saluran akar merupakan salah satu pilihan untuk mempertahankan gigi yang masih memungkinkan untuk dipertahankan.
3. Mengatasi Abses atau Infeksi Gigi
Lubang yang sudah dalam dapat berkaitan dengan infeksi di sekitar akar dan terbentuknya abses.
Pasien mungkin mengalami gusi bengkak, keluar nanah, rasa tidak enak di mulut, atau pembengkakan pada wajah.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat melakukan tindakan untuk mengatasi sumber infeksi atau drainase abses.
Perawatan gigi definitif seperti perawatan pulpa, saluran akar, atau drainase menjadi prioritas pada banyak kondisi nyeri dan pembengkakan yang berasal dari pulpa serta jaringan sekitar akar.
4. Cabut Gigi Jika Tidak Dapat Dipertahankan
Jika kerusakan gigi sudah sangat berat, pencabutan mungkin menjadi pilihan.
Dokter akan menilai kondisi mahkota, akar gigi, jaringan pendukung, dan kemungkinan gigi untuk dipertahankan.
Jangan langsung meminta gigi dicabut tanpa pemeriksaan. Pada beberapa kondisi, gigi masih dapat dirawat.
Kenapa Sudah Minum Obat tetapi Sakit Gigi Tetap Kambuh?
Ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan pasien.
Jawabannya sederhana: obat pereda nyeri tidak menutup lubang dan tidak memperbaiki jaringan gigi yang rusak.
Obat dapat membuat rasa sakit menjadi lebih terkendali. Ketika efek obat berkurang, sumber nyeri masih terdapat pada gigi sehingga rasa sakit dapat muncul kembali.
Pedoman penanganan nyeri gigi menempatkan obat pereda nyeri sebagai penanganan sementara ketika perawatan gigi definitif belum dapat segera dilakukan, bukan sebagai pengganti tindakan pada gigi.
Karena itu, jangan hanya mengganti-ganti merek obat ketika sakit terus berulang.
Obat untuk Sakit Gigi Berlubang yang Tak Kunjung Sembuh
Pada orang yang sesuai, obat nonopioid menjadi pilihan utama untuk membantu mengendalikan nyeri gigi akut.
Obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID seperti ibuprofen, sendiri atau dalam kombinasi tertentu dengan paracetamol, menjadi terapi lini pertama dalam pedoman nyeri gigi akut.
Namun, pemilihan obat harus mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien.
Ibuprofen tidak cocok untuk semua orang. Jika Anda sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, riwayat alergi obat, atau sedang menggunakan obat lain, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.
Gunakan obat sesuai dosis dan aturan penggunaan.
Jangan menggandakan dosis hanya karena gigi masih terasa sakit.
Apakah Antibiotik Bisa Menyembuhkan Sakit Gigi Berlubang?
Tidak semua sakit gigi membutuhkan antibiotik.
Pedoman American Dental Association merekomendasikan untuk tidak menggunakan antibiotik pada sebagian besar kondisi nyeri gigi yang berasal dari pulpa dan jaringan sekitar akar. Perawatan langsung pada sumber masalah gigi lebih diprioritaskan.
Antibiotik dapat dipertimbangkan dokter pada kondisi tertentu, termasuk ketika terdapat tanda keterlibatan sistemik seperti demam atau rasa tidak enak badan.
Jangan membeli antibiotik sendiri, menggunakan sisa obat lama, atau meminum antibiotik milik orang lain.
Cara Meredakan Sakit Gigi Sementara di Rumah
Jika belum dapat segera datang ke dokter gigi, beberapa langkah dapat membantu mengurangi keluhan sementara:
- Bersihkan gigi secara perlahan menggunakan sikat berbulu lembut.
- Berkumur menggunakan air garam hangat.
- Hindari makanan dan minuman terlalu panas atau dingin.
- Kurangi makanan manis.
- Pilih makanan bertekstur lunak.
- Hindari mengunyah pada sisi gigi yang sakit.
- Gunakan obat pereda nyeri yang sesuai aturan.
- Segera jadwalkan pemeriksaan dokter gigi.
Langkah tersebut hanya membantu mengendalikan keluhan. Lubang gigi tetap membutuhkan pemeriksaan dan perawatan.
Jangan Masukkan Obat ke Lubang Gigi
Sebagian orang menghancurkan tablet kemudian memasukkannya ke dalam lubang gigi.
Ada pula yang menggunakan cairan atau bahan tertentu langsung pada gigi yang sakit.
Cara tersebut sebaiknya dihindari.
Jangan memasukkan obat oral, bahan kimia, atau benda tajam ke dalam lubang gigi. Penggunaan bahan yang tidak sesuai dapat menyebabkan iritasi atau cedera pada jaringan mulut.
Gigi Berlubang Sakit Berdenyut pada Malam Hari
Nyeri berdenyut yang muncul spontan dan mengganggu tidur dapat menjadi tanda bahwa masalah gigi membutuhkan pemeriksaan segera.
Jika sakit berat memengaruhi tidur atau aktivitas sehari-hari dan tidak terbantu dengan obat pereda nyeri, kondisi tersebut memerlukan pelayanan gigi segera.
Jangan terus menunda perawatan dengan hanya mengonsumsi obat setiap kali rasa sakit muncul.
Semakin lama kerusakan berkembang, pilihan perawatan dapat menjadi lebih kompleks.
Bagaimana Jika Gigi Berlubang Sudah Bengkak?
Gigi berlubang disertai pembengkakan perlu mendapatkan perhatian lebih serius.
Segera periksa jika muncul:
- Gusi membengkak
- Pipi membesar
- Demam
- Nyeri berat
- Keluar nanah
- Rasa tidak enak di mulut
- Sulit membuka mulut
Jika pembengkakan pada mulut atau leher menyebabkan sulit bernapas, menelan, atau berbicara, cari pertolongan medis darurat.
Apakah Gigi Berlubang Bisa Sembuh Sendiri?
Lubang gigi yang sudah terbentuk tidak dapat dianggap sembuh hanya karena rasa sakit menghilang.
Pada beberapa kasus, nyeri dapat berkurang sementara. Namun, kerusakan gigi masih dapat tetap ada dan berkembang.
Karena itu, jangan merasa aman hanya karena gigi yang sebelumnya berdenyut tiba-tiba tidak sakit.
Gigi tetap perlu diperiksa.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Jika sakit gigi berlangsung lebih dari dua hari, tidak hilang dengan pereda nyeri, disertai demam, sakit saat menggigit, gusi merah, rasa tidak enak di mulut, atau pipi dan rahang membengkak, lakukan pemeriksaan dokter gigi.
Dokter akan menentukan penyebab sakit dan perawatan yang sesuai.
Semakin cepat diperiksa, semakin cepat sumber rasa sakit dapat diketahui.
Kesimpulan
Cara mengobati sakit gigi berlubang yang tak kunjung sembuh adalah dengan menangani penyebab utama pada gigi.
Obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi sakit sementara, tetapi tidak memperbaiki lubang gigi.
Tergantung kondisi gigi, perawatan dapat berupa tambal gigi, perawatan saluran akar, penanganan infeksi, atau pencabutan jika gigi sudah tidak dapat dipertahankan.
Jika sakit terus kembali setelah minum obat, berdenyut pada malam hari, atau disertai pembengkakan, jangan terus menunda pemeriksaan.
Periksa ke dokter gigi agar penyebab sakit dapat ditangani dan keluhan tidak terus berulang.